si jelek Arie.. hehehe. sy suka panggil dia begitu dari zamannya putih abu-abu sampai almamater merah sekarang ini. sempat punya panggilan macam-macam sih.. tapi hanya itu yang bertahan.. hahaha (anehnya diriku..). Dia kaka, sahabat, pacar, teman berantem, dan teman menangisku. Dia mengajarkan saya banyak hal, tapi banyak hal pula yang saya tidak mengerti dari dia. yaah, dengan dia sekarang saya bisa belajar sabar. walaupun teman-teman selalu bilang 'kok bisa yah cit?'. hehehehe saya juga tidak tau kenapa.. anehnya, usia hubungan kita (yaelaaah bahasaku..) yang hampir 3 tahun tidak juga mengubahku menjadi lebih terbuka dengan dia. apa-apa yang mau di bilang, pasti mikir panjang dulu.. anehkan? aneh dong..
sungkan = tidak juga, kan udah lama
tidak biasa = yah gak juga, kan udah lama
malu = apanya yang malu, kan udah di bilang sudah lama.
tapi itulah diriku yang selalu tidak terbuka sama semua orang. SEMUA ORANG. kecuali pada tulisanku sendri..
masih tentang Arie lagi, hampir, hampir dan hampir lembaran buku harianku isinya 'dia'. entah itu percakapanku dengan dia atau rencana pembicaraanku dengan dia. ya ampun sampai rencana pembicaraanpun di tulis juga.. ckckck. tetapi kadang-kadang apa yang mau di bicarakan selalu hanya jadi sebuah tulisan dibuku harianku.. ekh, bukan kadang-kadang tapi sering. nanti, di lain waktu dan tempat dan situasi yang tepat pasti akanku berikan sama dia. yaaah, hanya sekedar kenang-kenangan saja kalu saya perna berencana membahas sebuah topik. :) hmmmm, tapi sampai sejauh ini, saya bahagia ada di dekat dia. karena dia multirelationship buat saya.. bisa jadi apa saja yang saya mau. sayangnya sekarang kita punya jarak. it's okay.. no problem. :) saya hanya berharap kedepannya hubungan kita akan tetap multiralitionship.. :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar